Tampilkan postingan dengan label Globalisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Globalisasi. Tampilkan semua postingan

Confession of Shopaholic: Pembacaan Konsumerisme dalam Dunia Fiksi dan Non-Fiksi


Oleh: Dodi Faedlulloh

Re-Narasi

Belanja telah menjadi hobi kebanyakan manusia di epos modern, bahkan sudah mulai merasuk sel-sel  dan sub-atom kehidupan. Tidak melakukan aktivitas tersebut berarti “mati”. Begitu juga Rebbeca Blomwood, tokoh rekaan dalam film confession of Shopaholic, menjadi salah satu gadis dari jutaan manusia modern yang sudah terjebak dalam kehidupan budaya konsumersime. Aktivitas over belanja sudah berada pada level tertinggi dalam kehidupan kesehariannya, Rebbeca menemukan aktualisasi dirinya saat berbelanja ini-itu. Sebagai figur yang mapan, belanja tanpa brand ternama bisa menjadi masalah besar baginya, untung saja globalisasi menyediakan kartu ajaib bernama kartu kredit. Konsekuensi harga tinggi jadi tidak masalah karena bisa menghutang secara terhormat.

Film yang diangkat dari novel karya Sophie Kinsella dengan judul yang sama memperlihatkan kepada para penonton betapa anehnya perilaku manusia yang adiktif belanja. Tidak berlebihan saya kira ketika banyak scene yang menggambarkan patung-patung di etalase toko menjadi hidup untuk merayu Rebbeca agar segera membeli dan terus membeli. Sampai pada akhirnya, Rebbeca tidak bisa lagi menggunakan kartu-kartu ajaibnya, karena hutang sudah melilitnya. Si penagih, bahasa seramnya debt collector, mengincar Rebbeca ke mana-mana.

Kospin Jasa, Globalisasi dan Tantangannya

Oleh: Dodi Faedlulloh

Globalisasi menjadi sebuah keniscayaan, metafor yang digunakan Giddens, juggernaut, bak truk besar yang lepas kendali dan tidak bisa dicegah menuju sebuah kebenaran. Menengok kondisi kontemporer, kehidupan hampir tak ada lagi sekat. Ruang dan waktu tidak menjadi halangan berarti. Di antara berbagai pilar yang terkena dampak, pilar ekonomi signifikan mampu berpengaruh terhadap kehidupan orang banyak. Pasar bebas yang berjalan beriringan dengan globalisasi sebagai konsekuensi logis menjadi punggawa. Negara-negara yang sudah mapan tentu sangat diuntungkan dengan kondisi ini, ataupun pihak-pihak yang memiliki kapital besar dapat menghegemoni perekonomian dunia. Dengan kata lain globalisasi akan berdampak positif bagi pemilik modal atau yang memiliki kompetensi untuk bersaing. 

Berbagai bentuk kerjasama bilateral tercipta sebagai persiapan menuju globalisasi yang akan menyebabkan liberalisasi ekonomi akan jauh lebih cepat mendatangi teras-teras rumah kita. Pro dan kontra hadir menghiasi proses kesepakatan-kesepakatan tersebut. Tapi dengan ini justru semakin menunjukan globalisasi bukan lagi sebagai sebuah wacana yang melulu diperdebatkan tapi juga sudah menjadi kenyataan, tepat di depan wajah kita, yang mau tidak mau harus dihadapi. 

Semangat Globalisasi dalam Dunia Administrasi Publik (2)

Oleh : Dodi Faedlulloh 

Sistem Informasi Manajemen dan Kinerja Pelayanan Publik

Saat ini pemerintah dituntut untuk memenuhi kebutuhan data dan informasi yang baik bagi warg negaranya terkait perkembangan wilayah. Pengadaan informasi dapat dilakukan dengan menggunakan sitem informasi manajemen (SIM). SIM adalah suatu alat untuk menyajikan informasi dengan cara seemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penggunanya.[3]

Dengan SIM diharapkan mampu memberikan tentang data dan informasi yang baik bagi pihak yang membutuhkannya. Data merupakan kelompok simbol yang memiliki kualitas, tindakan, benda dan sebaginya. Data yang baik adalah :

1) Reliabel : dapat dipercaya kebenarannya, dimana metode pengumpulan data harus baik dan menggunakan metode ilmiah sedangkan pengolahannya harus dengan ketelitian tinggi.
2) Up to date : data disiapkan tepat waktunya dan jangan sampai mengalami keterlambatan.
3) Comprehensif : menggambarkan keseuruhan persoalan. Data ditampilkan secara utuh dan jangan ditampilkan secara parsial[4].

Semangat Globalisasi dalam Dunia Administrasi Publik (1)

Oleh : Dodi Faedlulloh

Pendahuluan

Informasi untuk saat ini merupakan sebagian daripada kehidupan manusia yang cukup penting. Hampir seluruh lapisan masyarakat meraskan begitu sangat pentingnya fungsi dari informasi. Lihat saja bisnis dibidang informasi sekarang bisa dikatakan sangat menjanjikan. Kita tak kan pernah bisa luput dari arti penting informasi tersebut, dalam kehidupan sehari-hari saja dapat dilihat dan dirasa bahwasanya sangat jarang untuk saat ini ada orang yang tak bisa lepas dari apa yang namanya televisi, radio, surat kabar ataupun bahkan internet. Setiap orang berburu dan berlomba mencari berita-berita terbaru untuk aktualisasi dirinya. 

Semakin hari tentunya aspek teknologi semakin berkembang dan semakin memudahkan manusia dalam pekerjaannya. Dengan adanya semangat globalisasi yang terus menerus menghantui kehidupan manusia tentu perlu ada suatu tindakan yang nyata dalam menindaklanjutinya secara berkelanjutan, tentu jawabnya adalah dengan cara beradaptasi dan menyesesuaikan diri dengan perubahan zaman. Daya saing semakin kompetitif, setiap perusahaaan/organisasi terus berusaha untuk memberi kepuasan kepada konsumennya.
 
Creative Commons License
All contens are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.

Creative Commons [cc] 2011 Dodi Faedlulloh . Style and Layout by Dodi | Bale Adarma