Tampilkan postingan dengan label Komunisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunisme. Tampilkan semua postingan

Kapitalisme Sistem yang Baik ?

Oleh : Dodi Faedlulloh

Karl Marx adalah seorang yang mengkritik keras terhadap sistem kapitalisme yang mendominasi dan mengeksploitasi manusia beserta dunianya. Pemikirannya pun menyebar dan bergentayangan, sebagai inspirasi gerakan melawan kapitalisme. Tapi di balik kritikan yang dihujamkannya pada kapitalisme, Marx pun menaruh kekaguman terhadapa kapitalisme.

Baginya kapitalisme mempunyai keistimewaan, yakni naluri yang ingin terus maju dan senantiasa mengalami perubahan, kata lain kapitalisme sangat berobsesi untuk anti-mandeg. Hari ini ada yang baru, tapi esok yang baru bisa tiba-tiba menjadi jadul. Semua akses, cara digunakan agar akumulasi kapital semakin menguat. Seperti yang diungkap Marx dan Engels bahwa tidak bisa ada tanpa senantiasa merevolusionerkan perkakas produksi dan juga hubungan produksinya, dan bersamaan dengan itu pula (merevolusionerkan) keseluruhan hubungan kemasyarakatan.

Membangun Koperasi Progresif: Diskusi Imaji dengan Aidit

Oleh : Dodi Faedlulloh

“Apa yang kau tahu tentang koperasi, nak?” tanya seorang lelaki berambut klimis pada saya. Lelaki itu sering dipanggil Amat oleh kawan-kawan dekatnya. Ya, mungkin panggilan tersebut diambil dari kata Ahmad nama aslinya, Ahmad Aidit.

“Koperasi ?

Iya Koperasi” tegasnya kembali.

Sembari sedikit grogi saya pun menjawab pertanyaanya, “Setahu saya koperasi itu kumpulan orang yang bersatu dan bekerjasama secara sukarela serta otonom dalam mencukupi aspirasi sosial, ekonomi dan budaya”.

Jawaban yang cukup baik untuk pemuda seperti mu, nak” ujarnya yang sedikit membuat saya merasa ge-er. “Ya, karena negeri ini memang membutuhkan tenaga dan semangat pemuda sepertimu dan wanita untuk terjun dalam kegiatan koperasi. “

Entah ada angin apa, saya yang dari tadi sore hanya duduk manis sendiri di salah satu cafe yang ada di Purwokerto. Ditemani satu cangkir kopi hitam, lima batang rokok sisa, dan laptop yang sedang dalam posisi online tiba-tiba didatangi sosok yang sering kali saya lihat foto-fotonya terpampang dalam cover-cover buku. “Aidit, iya dia Ahmad Aidit si D.N Aidit itu!” gumanan saya dalam hati. Seorang Ketua Komite Sentral Partai Komunis Indonesia kini tepat berhadapan didepan saya duduk dalam meja yang sama.
 
Creative Commons License
All contens are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.

Creative Commons [cc] 2011 Dodi Faedlulloh . Style and Layout by Dodi | Bale Adarma